PKBM Tirta Pelangi, 30 Oktober 2025 — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tirta Pelangi meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana alam dengan menggelar Pelatihan Mitigasi Gempa Bumi pada hari ini. Acara yang melibatkan seluruh civitas akademika, mulai dari siswa, guru, hingga staf, ini bertujuan untuk memastikan setiap individu mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat saat terjadi gempa.
Pelatihan ini terasa istimewa dengan kehadiran tim ahli dari Malang Selatan Rescue. Bertindak sebagai narasumber utama, Bapak Addhy Susanto, memberikan materi praktis dan mudah dipahami mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan prosedur evakuasi yang benar.
Dalam sesinya, Pak Addhy Susanto menekankan bahwa pengetahuan adalah alat mitigasi terbaik. Ia menggarisbawahi tiga langkah penyelamatan diri yang wajib dikuasai semua orang: Drop, Cover, and Hold On.
"Kita tidak bisa memprediksi kapan gempa bumi akan terjadi, tetapi kita bisa mengontrol seberapa siap kita menghadapinya," ujar Pak Addhy dengan nada tegas namun ramah. "Satu hal yang paling vital adalah kesiapan mental. Saat guncangan terasa, jangan panik. Segera lindungi kepala dan leher menggunakan tas atau kedua tangan, berlindung di bawah meja yang kokoh, dan menjauh dari jendela, rak buku, atau benda-benda berat yang bisa jatuh."
Lebih lanjut, Pak Addhy menjelaskan pentingnya menentukan dan menghafal jalur serta titik kumpul evakuasi di lingkungan sekolah. "Setelah guncangan berhenti, jangan kembali ke dalam gedung. Segera menuju titik kumpul terbuka yang aman. Di sana, data dan hitung semua anggota. Koordinasi adalah kunci dalam situasi darurat," tambahnya.
Kegiatan pelatihan ini tidak hanya berupa sesi teori di ruang kelas. Peserta juga melakukan simulasi evakuasi secara langsung. Bunyi sirine tanda gempa dibunyikan, dan para siswa terlihat sigap menerapkan instruksi berlindung, lalu berjalan cepat menuju lapangan sekolah sebagai titik kumpul utama.
Kepala PKBM Tirta Pelangi, Bapak Ryan Febrian Dicacersta, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. "PKBM Tirta Pelangi berada di wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan yang terkadang sering terjadi Gempa. Pelatihan dari Malang Selatan Rescue ini sangat berharga. Kami berharap kesiapsiagaan ini menjadi budaya baru di sekolah kami, sehingga keselamatan seluruh warga sekolah terjamin," pungkasnya.
Dengan adanya pelatihan ini, PKBM Tirta Pelangi kini dinilai lebih siap menghadapi potensi bencana gempa bumi, mengubah rasa khawatir menjadi kewaspadaan yang terencana. /rd